![]() |
| Pemeriksaan Dokumen oleh Tim Monev Disdikbud Kab. Kuningan |
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka meninjau pelaksanaan Kegiatan Tahun Anggaran 2025, sekaligus melakukan penelitian dan pemeriksaan berkas administrasi kesiswaan yang meliputi kelengkapan data peserta didik serta laporan-laporan pendukung lainnya.
Hadir sebagai perwakilan dari Disdikbud Kabupaten Kuningan, Seksi Pendidikan Masyarakat, yaitu Vina Triani Dewi, S.Pd. dan Mia Shanty Aprina, A.Md. Keduanya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas komitmen PKBM Taruna Kencana dalam menyelenggarakan layanan pendidikan masyarakat secara tertib, inovatif, dan berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Vina Triani Dewi, S.Pd. menyampaikan bahwa PKBM Taruna Kencana dinilai telah menjalankan program dengan baik dan tertata.
“Kami mengapresiasi upaya PKBM Taruna Kencana yang secara konsisten melaksanakan program pendidikan, mulai dari administrasi hingga pembelajaran. Inovasi yang ditampilkan menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan nonformal,” ungkapnya.
Sementara itu, dari pihak PKBM Taruna Kencana diwakili oleh Pengurus sekaligus unsur Yayasan, Aldi Nurcahya, M.Pd. Dalam kesempatan tersebut, Aldi memaparkan berbagai program yang telah dan sedang dilaksanakan oleh PKBM Taruna Kencana.
Beberapa hal yang menjadi fokus pembahasan dan penilaian dalam kegiatan Monev ini antara lain Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), pelaksanaan Asesmen Nasional, pelatihan tutor, Tes Kemampuan Akademik (TKA), kegiatan pembelajaran, hingga pelaksanaan Sumatif Akhir Semester.
Selain diskusi program, perwakilan Disdikbud juga melakukan pemeriksaan langsung terhadap dokumen administrasi, khususnya yang berkaitan dengan data siswa, arsip pembelajaran, dan laporan kegiatan PKBM.
Menariknya, pada kesempatan ini Aldi Nurcahya, M.Pd. juga memamerkan inovasi digital berupa Learning Management System (LMS) “Siberkencana” serta Portal Berita PKBM Taruna Kencana kepada pihak Disdikbud. LMS tersebut dirancang sebagai sarana pembelajaran daring yang dapat diakses secara fleksibel oleh seluruh warga belajar.
Melihat inovasi tersebut, perwakilan Disdikbud menyampaikan kekaguman dan menilai LMS Siberkencana sebagai salah satu role model pembelajaran digital yang luar biasa, bahkan disebut sebagai satu-satunya LMS PKBM di Kabupaten Kuningan yang terintegrasi dengan baik.
“Sistem ini sangat membantu warga belajar karena dapat diakses kapan saja dan di mana saja, sehingga pembelajaran menjadi lebih fleksibel dan inklusif,” ujar salah satu tim Monev.
Kegiatan Monev ini dinilai penting sebagai upaya penjaminan mutu, akuntabilitas program, serta pembinaan berkelanjutan bagi satuan pendidikan nonformal agar tetap sejalan dengan kebijakan dan standar yang telah ditetapkan.
Di akhir kegiatan, Aldi Nurcahya, M.Pd. menyampaikan harapannya agar ke depan PKBM Taruna Kencana dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta menjadi inspirasi bagi PKBM lainnya.
“Kami berharap PKBM Taruna Kencana dapat terus berinovasi, bersinergi dengan Disdikbud, dan menjadi contoh dalam pengembangan pembelajaran berbasis digital di Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.
