Kegiatan tadabur alam ini diikuti oleh para pengurus OSIS sebagai bentuk refleksi diri, penguatan karakter, serta pembelajaran di luar kelas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
Agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah silaturahmi dengan pimpinan Pondok Pesantren Cahaya Kasih Sayang, Ustad Kukun Sukmana, S.Pd. Dalam kesempatan tersebut, para pengurus OSIS mendapatkan wejangan tentang pentingnya akhlak, rasa syukur, serta menjaga keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan kedekatan dengan alam. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan eksplorasi alam dengan menikmati keindahan Batu Kutatingkem dan Curug Cipeuteuy yang menjadi salah satu potensi wisata alam di wilayah tersebut.
Pembina OSIS PKBM Taruna Kencana, Bapak Taufik Hidayat, menyampaikan bahwa kegiatan tadabur alam ini merupakan bagian dari pembinaan karakter peserta didik. Menurutnya, pembelajaran tidak hanya dilakukan di dalam kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di alam terbuka. “Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta rasa syukur kepada para siswa atas nikmat alam yang telah Allah berikan,” ujarnya.
Wakil Ketua OSIS, Nurul Hasanah, menambahkan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh pengurus OSIS. Ia menilai tadabur alam mampu memperkuat rasa kekeluargaan serta menambah wawasan tentang kekayaan alam dan budaya lokal di pelosok Kuningan. “Kami merasa lebih dekat satu sama lain dan semakin sadar akan pentingnya menjaga alam sebagai amanah yang harus dirawat bersama,” tuturnya.
Kegiatan ini menjadi ajang refleksi, pembelajaran, dan penguatan nilai-nilai kepemimpinan bagi para pengurus OSIS KenStar. Alam dijadikan sebagai objek belajar agar para siswa dapat memahami kehidupan secara lebih luas, menumbuhkan kepekaan sosial, serta membangun karakter yang mandiri, peduli, dan bertanggung jawab.
Melalui kegiatan tadabur alam ini, PKBM Taruna Kencana berharap para siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat, berakhlak mulia, serta mampu menjadi generasi yang cinta lingkungan dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
