![]() |
| Peserta SAS Pokjar Karangkancana |
Sejatinya, pelaksanaan SAS ini dijadwalkan selama tiga hari, mulai Jum’at hingga Minggu, 12–14 Desember 2025. Pelaksanaannya dilakukan dengan skema blended learning, yakni satu hari tatap muka langsung dan dua hari secara daring (online). Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, tertib, dan kondusif, dengan tetap mengedepankan kedisiplinan serta kenyamanan warga belajar.
Pengelola sekaligus pengawas PKBM Taruna Kencana Pokjar Karangkancana, Erik Ramdani dan Warkim, menyampaikan bahwa pelaksanaan SAS ini merupakan bagian dari evaluasi pembelajaran yang wajib dilaksanakan guna mengukur capaian kompetensi warga belajar. Mereka menegaskan bahwa SAS tidak hanya menjadi sarana penilaian akademik, tetapi juga bentuk keseriusan lembaga dalam menjaga mutu dan kualitas layanan pendidikan nonformal.
“Melalui SAS ini, kami ingin memastikan bahwa proses pembelajaran yang telah dijalani warga belajar dapat dievaluasi secara objektif dan transparan, sekaligus menjadi bahan perbaikan ke depan,” ujar Erik Ramdani.
Jumlah warga belajar yang mengikuti SAS secara tatap muka tercatat kurang lebih 50 orang. Antusiasme peserta terlihat sejak awal kegiatan hingga pelaksanaan asesmen selesai. Salah satu warga belajar mengungkapkan rasa syukur dan bangga dapat mengikuti SAS secara langsung, karena kegiatan ini menjadi salah satu bukti bahwa pendidikan kesetaraan memiliki kualitas dan standar evaluasi yang setara dengan pendidikan formal.
Kegiatan SAS ini diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi yang efektif, baik bagi warga belajar maupun bagi pengelola lembaga, dalam meningkatkan mutu pembelajaran serta mendorong semangat belajar yang berkelanjutan.
Bagi warga belajar yang tidak dapat hadir secara langsung karena alasan bekerja di luar kota atau sedang merantau, pihak PKBM memastikan tidak perlu khawatir. Pasalnya, pelaksanaan SAS telah berbasis teknologi dan dapat diakses secara fleksibel dari mana saja. PKBM Taruna Kencana telah menerapkan Sistem Computer Based Test (CBT) yang dapat diakses melalui gawai masing-masing peserta.


